oleh

Pengelola Travel Umroh di Garut Dipolisikan, Diduga Tipu Investor Ratusan Juta

GOSIPGARUT.ID — Pengelola jasa travel umrah Al Bayyinah dilaporkan ke polisi. Pengelola tersebut dilaporkan karena diduga melakukan penipuan investasi mencapai ratusan juta rupiah.

Laporan itu dilakukan seorang warga bernama Ayi Koswara ke Polda Jawa Barat pada Kamis (16/1/2020). Dalam laporannya, Ayi melaporkan dugaan penipuan pemberian cek bodong yang dilakukan travel umrah Al Bayyinah yang beralamat di Jalan Bayongbong, Kabupaten Garut itu.

“Saya melaporkan pengelola travel Al Bayyinah atas nama Yusuf Abdul Latif. Pelaporan saya ini karena telah diberikan cek bodong. Jadi beliau melakukan pemberian cek bodong dari investasi yang dilakukan oleh saya,” ucap Ayi di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung.

Baca Juga:   Terdakwa Kasus Video Asusila Garut Mengaku Pernah Lapor Polisi Tapi Ditolak

Ia menuturkan investasi itu dilakukannya setelah berkenalan dengan Yusuf kala melakukan umrah tahun 2017 lalu. Saat itu, terlapor menawarkan berbisnis dengan berinvestasi.

Ayi tertarik dan memasukkan investasi duitnya senilai Rp 650 juta. Saat itu, Yusuf menawarkan keuntungan yang didapat berupa profit sharing.

“Setiap bulannya itu dapat profit sharing sebesar Rp 28 juta,” kata dia.

Baca Juga:   Kejari Berjanji Akan Umumkan Tersangka Kasus Korupsi Pokir DPRD Garut

Dua bulan pertama setelah investasi dilakukan, Ayi memang mendapatkan keuntungannya. Namun setelah dua bulan berlalu, profit yang seharusnya didapat Ayi tak kunjung diberikan lagi.

Ia sudah mencoba untuk menagih secara berjangka. Namun, terlapor kerap berjanji tanpa ada realisasi.

“Belakangan saya mendapatkan pembayaran berupa cek. Tertulis Rp400 juta. Tapi ketika mau mencairkan ke bank, ternyata cek itu sudah ditutup, artinya kan ini cek bodong,” tutur Ayi. (dtc)

Komentar