GOSIPGARUT.ID — Sebelumnya dikatakan penderita kanker serviks paling banyak pada usia 45 tahun. Namun nyatanya, wanita berusia muda lebih berisiko terkena penyakit ini.
Dokter spesialis kandungan dari Rumah Sakit Kramat 128, Dr dr Gatot Purwoto, SpO(K)Onk mengatakan faktor daya tahan tubuh yang belum kuat jadi penyebabnya.
“Mungkin yang pertama bisa daya tahan imun rendah, kedua mungkin karena (kekuatan) virusnya yang tinggi. Tapi yang paling umum sih daya tahan,” kata dr Gatot kepada media, Sabtu (11/1/2020).
Ia juga menjelaskan, tidak butuh waktu lama untuk virus HPV (human papilloma virus) berkembang menjadi kanker serviks.
“Kalau kita hitung bahwa ada yang kejadian 22 dan 24 tahun sudah ada yang terkena kanker serviks, itu berarti di bawah lima tahun sudah bisa menjadi (kanker),” ucap dr Gatot.
“Itu dalam teori di bawah tiga tahun masih bisa, dari mulai tertular HPV sampai jadi kanker serviks,” pungkasnya. (dth)

.png)





