oleh

Bawaslu Garut Panggil Mantan Kepala Polsek Pasirwangi

GOSIPGARUT.ID — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Garut telah mengirim surat pemanggilan kepada mantan Kepala Polsek Pasirwangi AKP Sulman Aziz untuk mengklarifikasi pernyataannya yang menuduh Kepala Kepolisian Resor Garut AKBP Budi Satria Wiguna tidak netral dalam Pemilihan Umum Presiden 2019.

“Pemanggilan ini untuk mendengar langsung penjelasan dari Pak Sulman,” kata anggota Bawaslu Kabupaten Garu Ahmad Nurul Syahid, Rabu (3/4/2019).

Klarifikasi itu dijadwalkan pada hari Kamis ini (4/4/2019) yang membahas tentang pernyataan Sulman Aziz menyebut Polri tidak netral, kemudian akhirnya mencabut kembali pernyataannya itu.

Baca Juga:   Dianggap Lakukan Kampanye di Garut, Beginilah Klarifikasi Ridwan Kamil

Bawaslu Garut, kata dia, membutuhkan keterangan langsung dari perwira menengah itu terkait dengan tuduhannya kepada Polri yang akhirnya disiarkan melalui media massa di Jakarta.

“Meski sudah dicabut lagi pernyataannya, kami tetap harus melakukan klarifikasi,” ujar Ahmad.

Bawaslu Kabupaten Garut sampai saat ini belum memiliki bukti lain ketidaknetralan jajaran Polri di wilayah Resor Garut. Namun, bukti dalam kasus itu bisa saja diperoleh dari hasil investigasi Bawaslu.

Baca Juga:   Bawaslu Garut akan Tindak Tegas Pelaku Money Politics

Ia mengatakan bahwa pihaknya hanya memiliki bukti pernyataan langsung Sulman di media daring. Hal ini akan ditindaklanjuti oleh Bawaslu sebagai data awal.

“Sampai sekarang kami masih melakukan penelusuran dan belum memiliki bukti,” kata Ahmad.

Selain memanggil Sulman, Bawaslu juga akan memintai keterangan lain dari sejumlah kapolsek di wilayah Polres Garut.

Baca Juga:   Kapolres Garut Bantah Perintahkan Sulman untuk Galang Dukungan kepada Jokowi

Terkait dengan rencana memeriksa pimpinan Polres Garut, kata Ahmad, pihaknya belum mengarah ke sana karena harus memiliki data terlebih dahulu dari mantan Kapolsek Pasirwangi.

“Belum mengarah ke sana, masih harus melihat hasil keterangannya seperti apa,” katanya. (Ant/Yus)

Komentar

Berita Terkait