Nasional

Muhammadiyah Minta Polri Segera Tindak Penginjak Al Qur’an di Garut

×

Muhammadiyah Minta Polri Segera Tindak Penginjak Al Qur’an di Garut

Sebarkan artikel ini
Ketua PP Muhammadiyah Anwar Abbas. (Foto: Istimewa)

GOSIPGARUT.ID — Ketua PP Muhammadiyah Anwar Abbas meminta Polri segera menindak pelaku seorang yang diduga berasal Kabupaten Garut injak Al-Qur’an viral di media sosial (medsos). Tindakan tersebut agar tidak menimbulkan kegaduhan di masyarakat.

“Untuk itu Muhammadiyah mengimbau aparat keamanan dan para penegak hukum agar secepatnya menindak yang bersangkutan dan memprosesnya agar tidak menimbulkan masalah dan kegaduhan,” kata Anwas Abbas kepada wartawan, Selasa (31/12/2019).

Kasus penginjakan Al-Qur’an ini viral di medsos. Salah satu akun Facebook mengunggah foto tersebut. Menurut Anwar, kasus ini bisa membuat kemarahan umat muslim dan sangat menganggu ketenangan.

Baca Juga:   Anda Sudah Terdaftar Sebagai Penerima Bansos? Cek dengan Mengunjungi Situs atau Aplikasi Ini!

“Karena masalah ini sangat mudah menyulut kemarahan umat dan itu jelas akan sangat mengganggu ketenangan dan ketertiban masyarakat dan itu jelas sangat-sangat tidak kita harapkan,” jelas dia.

Dia menjelaskan Al-Qur’an adalah kitab suci umat muslim yang berisi firman Allah SWT. Apabila ada orang yang menginjak Al-Qur’an maka dinilai melecehkan agama Islam.

Baca Juga:   S.id Luncurkan Fitur Shop untuk Toko Digital Creator Indonesia

“Al-Qur’an adalah kitab sucinya umat Islam. Dia (Al-Qur’an) berisi firman-firman Allah. Oleh karena itu kalau ada orang yang menginjak-injaknya maka itu jelas sebuah penghinaan dan pelecehan terhadap agama Islam,” katanya.

Sebelumnya, kasus penginjakan Al-Qur’an viral di medsos dalam salah satu akun Facebook mengunggah foto tersebut.

Selain mengunggah beberapa foto, akun itu juga menyertakan tulisan. Dalam keterangan foto itu, pengunggah mengaku bernama Hary Kurniawan asal dari Garut. Polisi turun tangan menyelidiki.

Baca Juga:   Pemeran Video Syur "Kebaya Merah", Icha Ceeby, Ternyata Seorang Model

“Itu masih diselidiki dan pendalaman dari Polres (Garut) maupun Krimsus Polda Jabar,” ucap Kabid Humas Polda Jabar Kombes Saptono Erlangga Waskitoroso di Mapolda Jabar, Senin (30/12/2019).

“Langkah yang sudah kita lakukan yaitu profiling akun medsos. Masih pendalaman teman-teman Krimsus,” tutur Erlangga. (dtc/fj)

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News, WhatsApp Channel dan Telegram Channel
Gusrajab
previous arrow
next arrow
[metaslider id="36580"]
Konten berbayar berikut adalah iklan platform Recreativ dan MGID. Gosipgarut.id tidak terkait dengan materi konten ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *