oleh

Selama Nataru, Pertamina Jamin Stok Elpiji Subsidi di Garut Aman

GOSIPGARUT.ID — PT Pertamina (Persero) menjamin stok elpiji subsidi tabung 3 kilogram aman memenuhi kebutuhan masyarakat saat libur Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 (Nataru) di Kabupaten Garut.

BUMN itu telah menambah pasokan hingga 400 persen dari angka pengiriman biasa sebesar 1,3 juta tabung setiap bulan.

“Kami sudah melakukan perencanaan, jadi untuk elpiji kami memberikan pasokan yang lebih disesuaikan dengan hari libur, jadi aman,” kata Sales Branch Manager Rayon V Bandung Pertamina Arthur Kemal saat jumpa pers di Garut, Jumat (6/12/2019).

Ia menuturkan Pertamina telah membentuk satuan tugas untuk persiapan lonjakan penggunaan elpiji subsidi maupun nonsubsidi di Kabupaten Garut saat libur Natal dan pergantian tahun.

Baca Juga:   Resahkan Warga, Puluhan Anak Punk di Garut Diamankan Satpol PP

Momentum hari raya Lebaran termasuk Natal dan Tahun Baru, kata Arthur, seringkali terjadi lonjakan penggunaan elpiji subsidi karena banyak masyarakat melakukan aktivitas memasak.

“Hari libur akan banyak menggunakan elpiji karena banyak saudara di luar Garut yang datang bersilaturahmi sehingga membutuhkan gas untuk kebutuhan rumah tangga,” katanya.

Staf Humas Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas) Kabupaten Garut Evi Hartaz Alfian menambahkan stok elpiji subsidi untuk kebutuhan Natal dan Tahun Baru ditambah sebanyak 400 persen dari biasanya 1,3 juta tabung per bulan.

Baca Juga:   Aspirasi Garut untuk Jakarta: Rekonsiliasi ‘Yes’, Bagi-bagi Kursi ‘No’

Tambahan stok itu, kata dia, untuk menjamin ketersediaan di seluruh pangkalan di Garut sehingga masyarakat tidak perlu khawatir akan terjadi kelangkaan saat Natal dan Tahun Baru.

“Khusus elpiji 3 kg ada penambahan 400 persen dari total kebutuhan setiap bulan, jadi dipastikan tidak akan ada kelangkaan,” ujar Evi.

Ia menyampaikan satuan tugas dari Pertamina untuk menjamin kebutuhan elpiji di masyarakat itu akan beroperasi mulai 18 Desember 2019 sampai 8 Januari 2020.

Evi mengimbau masyarakat yang ekonominya sudah mampu untuk tidak membeli elpiji subsidi melainkan nonsubsidi seperti tabung 5,5 kg, 12 kg, dan 50 kg.

Baca Juga:   Helmi Budiman Nyatakan Kehadiran Partai Gelora di Garut Sebuah Tantangan

“Kami harap tidak hanya menggunakan subsidi, lebih baik elpiji nonsubsidi,” katanya.

Penjual elpiji eceran di Desa Samarang, Garut, Yatno menyatakan selama ini pengiriman pasokan elpiji subsidi aman dan tidak terjadi kekurangan untuk kebutuhan masyarakat.

Ia berharap momentum libur Natal dan Tahun Baru, pasokan elpiji tetap aman tersedia untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga masyarakat kurang mampu.

“Alhamdulillah stok elpiji selalu tersedia tidak kekurangan, mudah-mudahan libur Natal dan Tahun Baru tetap tersedia,” ujar Yatno. (Ant/Yus)

Komentar

Berita Terkait